Media Yang Baik Untuk Menetaskan Telur Lalat BSF


Lalat Black Soldier Fly (BSF) ini adalah lalat hitam yang mana lalat ini berbeda dengan lalat yang lainnya seperti lalat hijau dan lalat rumah yang mana lalat tersebut sebagai pembawa penyakit pada manusa dan juga ternak, berbeda dengan lalat BSF tidak membawa penyakit bagi manusa dan ternak bahkan lalat BSF memberi manfaat dan solusi bagi para peternak unggas seperti ayam, bebek dan yang lainnya yang mana dengan adanya lalat BSF ini para peternak bisa meminimalkan biaya pakan, karena lalat BSF ini bisa memproduksi magot yang mana mgot tersebut sangat baik dijadikan sebagai pakan alternatif untuk ternak, karena magot memiliki kandungan protein yang tinggi sekitar 45-50%, yang mana protein hemani dalam peternakan sangat di butuhkan bahkan keharusan supaya ternaknya bisa tumbuh bagus dan perkembangannya sangat cepat.

Maka karena itu, sekarang banyak para peternak unggas yang ternak lalat BSF bertujuan supaya bisa membuat pakan ternak dari media magot salah satunya sebagai seumber protein, tetapi ada kendala bagi para peternak lalat BSF yang pemula yang mana mereka belum memahami cara ternak lalat BSF yang benar salah satunya tentang media yang baik untuk menetaskan telur lalat BSF tersebut.

Dalam dunia ternak lalat BSF tentunya diharuskan mengetahui media-media untuk penetasan telur lalat BSF, karena banyak para pemula yang salah kaprah dalam menetaskan telur lalat BSF sehingga telur BSF yang ditetaskan banyak yang mati alias gagal total, padahal dari segi telurnya cukup bagus tetapi karena penggunaan media yang salah maka akan mengakibatkan si baby BSF pada mati.

Media yang baik dan benar untuk menetaskan telur lalat BSF adalah media yang memiliki kandungan air yang banyak seperti limbah buah-buhan dan sebagainya, karena banyak para peternak BSF pemula yang media penetasan telur BSF nya media yang mudah kering seperti menggunakan pakan ayam, pakan ikan, dan lain-lain yang mana media tersenut mudah kering walau pun awalnya di campur dengan air tetapi jika di simpan beberapa hari media akan mengering kembali dan akibatnya si baby magot akan susah untuk bergerak dan terjebak kemudian si baby magot akan mati disebabkan tidak bisa gerak dan lengket.

Media untuk penetasan telur BSF yang baik seperti buah pepaya, buah pisang, sirsak dan sebagainya yang memiliki kandungan air yang banyak supaya nanti si Baby magot akan mudah gerak dan tidak terjebak di media tersebut karena banyak airnya dan memudahkan untuk bergerak bebas.

Masalah kaburnya magot itu sebenarnya bukan karena medianya basah, tetapi karena pakan yang ada di media tersebut sudah habis sehingga si magot akan kabur untuk mencari makanannya, maka karena itu, usahakan masalah pakan jangan sampai habis supaya magot tersebut tidak pada kaur.


Soal masalah media kering memang bisa untuk dijadikan media pembesaran magot bukan untuk penetasan telur, jadi jangan salah asumsi tentang media kering itu karena media kering di hususkan untuk magot dewasa bukan baby magot karena baby magot membutuhkan media yang lunak dan banyak cairannya supaya bisa bergerak.

Media pembesaran magot kering dan juga tidak bau ada beberapa media yang bisa Anda gunakan salah satunya menggunkan serbuk kayu tetapi harus tetap di beri pakan magot tersebut dengan menggunakan bubur limbah pasar seperti limbah buah-buahan dan sayuran sampai magot berubah menjadi free pupa, jika magot sudah menjadi free pupa maka sudah saatnya si magot puasa dan tidak boleh di kasih pakan supaya magot free pupa cepat menjadi pupa yang mana akan terdiam selama beberapa hari dan kemudian menetas menjadi lalat dewasa yang bisa memproduksi telur lalat BSF kembali.
Share:

0 comments:

Post a Comment

connect

Postingan Populer